Kita terus dukung, agar UMKM Sidoarjo bisa naik kelas, bisa meningkatkan produksi serta omset serta dapat mengurangi pengangguran, serta menjadi penyemangat bagi UMKM yang lain untuk maju dan berani bersaing.
“Seperti pada produksi YIS Jaya ini, produksi mereka langsung habis karena sudah punya pasar sendiri, ini bukti kalau kita serius, UMKM bisa berkembang luar biasa, hal ini membuktikan bahwa pendampingan serius terhadap pelaku UMKM dapat menghasilkan dampak yang signifikan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Mimik juga mengingatkan serta mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi pembangunan yang ada di lingkungan masing-masing, terutama terkait proyek-proyek publik seperti sekolah, perkantoran, dan perbaikan irigasi.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif. Jika ada pembangunan yang tidak sesuai, segera laporkan ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bupati, atau Wakil Bupati,” tegasnya.
Sementara itu Siti Aisyah yang merupakan pemilik Yis Jaya mampu memproduksi olahan ceker ayam tanpa tulang yang mampu menyerap 16 tenaga kerja dari warga sekitar.








