Rafah telah menjadi saluran penting bagi bantuan kemanusiaan sejak awal perang dan merupakan satu-satunya tempat di mana orang dapat masuk dan keluar.
Perang di Gaza telah mendorong sekitar 80% dari 2,3 juta penduduk wilayah tersebut meninggalkan rumah mereka dan menyebabkan kerusakan besar pada apartemen, rumah sakit, masjid dan sekolah di beberapa kota.
Jumlah korban tewas di Gaza telah melonjak menjadi lebih dari 34.500 orang, menurut pejabat kesehatan setempat yang dikelola Hamas.
Perang dimulai pada 7 Oktober ketika Hamas menyerang Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera sekitar 250 lainnya. Israel mengatakan militan masih menyandera sekitar 100 orang dan jasad lebih dari 30 orang lainnya. [Red]#VOA








