Dalam sambutannya, Bupati Lamongan menyampaikan apresiasi atas semangat para santri yang dinilai sebagai penjaga moral dan spiritual bangsa. Camat Lamongan menambahkan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, religiusitas, dan daya saing daerah.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pemberian hadiah dari berbagai pihak. Bupati Lamongan menghadiahkan sepeda listrik, Camat Lamongan menyumbangkan kipas angin, dan Unisla memberikan seekor kambing. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, FKIP, serta FAI turut menambah semarak dengan dukungan hadiah lainnya. Banom NU juga berpartisipasi aktif dalam menyumbangkan hadiah untuk peserta terbaik.
Sebagai tuan rumah, Unisla menegaskan komitmennya sebagai kampus perjuangan yang terbuka bagi kegiatan keagamaan dan kebangsaan. Rektor Unisla menyampaikan bahwa kehadiran ribuan santri di kampus merupakan bukti kuat sinergi antara pendidikan tinggi, pesantren, dan masyarakat.








