Tuban Dorong Transformasi Koperasi Desa, Perkuat Ekonomi Berbasis Kelembagaan Rakyat

  • Whatsapp

Hingga Triwulan I 2025, Tuban mencatat perkembangan positif dengan 1.377 koperasi, di mana 679 unit aktif dan 698 lainnya tidak aktif. Koperasi Wanita (KOPWAN) menjadi yang terbanyak dengan 335 unit, diikuti Koperasi Syariah (KSPS) sebanyak 175 unit. Konsentrasi koperasi tertinggi berada di Tuban Kota, Semanding, dan Jenu.

Untuk memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Dana desa harus dikelola dengan akuntabilitas tinggi, termasuk alokasi minimal 20 persen untuk ketahanan pangan. Program koperasi desa ini harus berjalan sesuai aturan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wabup Joko.

Dengan dukungan kuat dari pemerintah pusat dan daerah, serta kesiapan kelembagaan koperasi seperti KLMDH Rengel Jaya, Kabupaten Tuban optimistis bisa menjadi salah satu pelopor suksesnya program Koperasi Desa Merah Putih di tingkat nasional. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *