Wabup Joko menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga. Ia menegaskan bahwa intensitas hujan tinggi disertai angin kencang telah menyebabkan rumah rusak, pohon tumbang, serta gangguan akses jalan.
“Atas nama Pemkab Tuban, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Semoga warga diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada BPBD Tuban, Forkopimka Semanding, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang sigap merespons kejadian. Menurutnya, langkah cepat membuka akses jalan dan membersihkan material longsoran maupun pohon tumbang menjadi bukti koordinasi tanggap darurat berjalan baik.
Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji, melaporkan bahwa bencana tersebut berdampak pada 9 desa di Kecamatan Semanding.
- Desa Penambangan: 134 rumah rusak, 13 pohon tumbang
- Desa Tegalagung: 102 rumah rusak, 1 pohon tumbang
- Desa Prunggahan Wetan: 20 rumah rusak, 1 warung tertimpa pohon, 3 pohon tumbang
- Desa Prunggahan Kulon: 14 rumah rusak, 1 pohon tumbang menimpa rumah
- Desa Semanding: 6 rumah rusak
- Desa Genaharjo: 5 rumah rusak
- Desa Sembungrejo: 1 rumah rusak
- Desa Bektiharjo & Kelurahan Gedongombo: masing-masing 1 pohon tumbang
Penanganan darurat melibatkan BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan material dan membantu warga terdampak.








