-
Pemberdayaan Inklusif: Pemetaan potensi wilayah dan pendampingan kapasitas agar masyarakat hadir sebagai aktor utama pelestarian mangrove.
-
Ekonomi Berkelanjutan: Optimalisasi sistem silvofishery, perikanan ramah lingkungan, ekowisata, serta penguatan skala usaha UMKM olahan mangrove dan hasil laut.
-
Penguatan Kelembagaan Lokal: Penataan kelompok usaha, koperasi, serta BUM Desa/BUM Desa Bersama agar siap mengakses pembiayaan modal dan tata kelola profesional.
-
Sinergi Multipihak: Penguatan riset, aplikasi teknologi, perluasan akses pasar, serta fasilitasi investasi dan program tanggung jawab sosial perusahaan.
-
Rencana Aksi dan Evaluasi: Penentuan lokasi prioritas, indikator ketercapaian, serta mekanisme pemantauan berkala guna memastikan dampak ekonomi nyata di lapangan.
Melalui sinergi terintegrasi dan pemanfaatan nilai ekonomi karbon ini, Pemkab Sidoarjo meyakini kelestarian mangrove dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. [SWD]








