Rangkaian ruwat desa sebelumnya telah diisi dengan kegiatan keagamaan dan budaya, mulai dari istighosah, barikan Khotmil Qur’an, pagelaran wayang kulit, hingga pasar jajanan tradisional. Puncak acara ditandai dengan doa bersama dan perebutan tumpeng, yang berlangsung meriah hingga akhir kegiatan.
Tradisi tumpeng tempe raksasa kini menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat Sedengan Mijen, sekaligus memperkaya khazanah budaya Kabupaten Sidoarjo. [SWD]








