Ia mencontohkan perlunya pembatasan kendaraan berat yang melintas agar tidak merusak infrastruktur yang baru dibangun.
Selain pembangunan jalan desa, program TMMD di wilayah tersebut juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan fasilitas ibadah.
“Untuk RTLH sudah selesai 100 persen. Mushola yang tadinya kecil juga sudah diratakan dan dibangun kembali. Insyaallah desainnya nanti memungkinkan untuk dikembangkan hingga dua lantai,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa program TMMD merupakan kegiatan rutin TNI AD yang dilaksanakan empat kali dalam setahun di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, TNI berupaya membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.








