Menurut dia, jalan sepanjang sekitar 1,6 kilometer tersebut sebelumnya berupa tanah dan sering menjadi kubangan yang rawan menyebabkan kecelakaan.
“Dari yang tadinya jalan tanah dengan kondisi banyak kubangan dan sering terjadi kecelakaan, sekarang sudah diperkeras hingga pengaspalan. Ini usulan dari masyarakat melalui kepala desa dan Babinsa yang kemudian disurvei hingga ke tingkat kodim,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan perekonomian desa.
Brigjen TNI Zainul Bahar juga mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD.
“Kalau membangun itu sebenarnya mudah, tetapi yang paling penting adalah memelihara dan menjaganya. Masyarakat harus turut serta mengawasi agar jalan ini tetap terawat,” katanya.








