Sementara itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han. menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. “Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Tak hanya pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pembinaan wawasan kebangsaan,” jelas Dandim.
Ia menambahkan bahwa TMMD menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkokoh ketahanan sosial di tingkat desa. “Keberhasilan TMMD adalah keberhasilan bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena itu, partisipasi aktif warga menjadi kunci utama dalam menjaga hasil pembangunan ini,” pungkasnya.
Dengan dibukanya TMMD ke-126 Tahun 2025 di Kabupaten Sidoarjo, diharapkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah semakin solid dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan nasional, dan membangun desa yang maju, mandiri, serta sejahtera. [Swd]








