Upacara ini juga menjadi bagian dari program non-fisik TMMD ke-126, yang menitikberatkan pada pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan penguatan nilai-nilai bela negara. Melalui pendekatan edukatif dan religius, Satgas TMMD berupaya menanamkan kesadaran nasionalisme sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda pesantren.
Sinergi antara TNI, pesantren, dan masyarakat dalam peringatan Hari Santri ini menjadi cerminan kolaborasi yang harmonis. Sebuah langkah nyata dalam membangun desa yang tidak hanya kuat secara infrastruktur, tetapi juga tangguh dalam nilai dan semangat kebangsaan. [Swd]








