Kehadiran Satgas TMMD dalam upacara ini bukan sekadar simbolik. Menurut Letda Inf Rafly, perwakilan Satgas TMMD, partisipasi TNI merupakan bentuk penghormatan terhadap kontribusi historis para ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan. “Hari Santri adalah momen untuk mengenang dan meneladani nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, serta semangat cinta tanah air yang diwariskan para pendahulu kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang diusung para santri sejalan dengan semangat TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Santri dan TNI memiliki misi yang sama: membela negara dan memperkuat persatuan. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan dan membangun desa dari sisi spiritual dan nasionalisme,” imbuhnya.








