Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa kemampuan ini juga menjadi salah satu syarat dalam kenaikan pangkat ataupun pendidikan pengembangan dan karir.
Untuk itu, anggota diwajibkan mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh agar selalu siap siaga menghadapi berbagai situasi saat bertugas di lapangan.
Bela diri Polri yang diajarkan tidak bersifat mematikan hanya melumpuhkan, meliputi kuncian, bantingan, cara membawa tahanan, serta teknik menggunakan peralatan Polisi, seperti tongkat T, borgol, dan lainnya.
“Teknik-teknik ini sangat penting dikuasai, agar Kita bisa menjalankan tugas dengan efektif dan efisien, serta tentunya meminimalisir risiko baik bagi diri sendiri maupun warga sipil,” tambah AKP Agus.








