“Tentunya para pemuda hebat ini memiliki proses yang lama dan tidak mudah untuk bisa mencapai di titik ini,” ucapnya.
Sekda Nurul Azizah juga berharap dengan kehadiran Tim Fact Finding dan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan, akan memberi hasil yang terbaik bagi pemuda pelopor asal Bojonegoro. Mereka diharapkan bisa mewakili Bojonegoro ke tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Amir Syahid menambahkan bahwa tahun 2024 ini, ada tiga pemuda hebat Bojonegoro yang lolos seleksi dan masuk enam besar pada ajang pemilihan Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jatim tahun 2024. Ketiga pemuda tersebut bernama Muhammad Nashir Abdul Jabbar (Guru Tuli asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor). Pelopor bidang pendidikan ini merupakan guru tuli yang mempelopori kelas bahasa isyarat di Kabupaten Bojonegoro dengan ‘Gerakanku Bahasa Untukmu’.








