Tiga Inovasi Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan Inotek Award Jatim 2025

  • Whatsapp

“Duta Hatiku merupakan inovasi jemput bola prioritas yang ditujukan bagi penduduk rentan, khususnya korban bencana atau musibah, ucapnya.

Rosela Fidaus Guru Kelas SDN Juwetkenongo Porong mengatakan terciptanya inovasi Pandawa berangkat dari keinginannya untuk mempermudah pelajaran bahasa Jawa. Sebelumnya pelajaran aksara Jawa sulit diterima oleh anak didiknya melalui pengajaran pada umumnya. Namun dengan papan permainan yang diciptakannya, para siswanya mampu memahami aksara Jawa dengan mudah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Papan Dolanan Aksara Jawa ini merupakan papan permainan untuk mempermudah anak-anak dalam belajar aksara Jawa dengan berbagai kegiatan seperti dengan melihat video, menyanyikan lagu, kemudian bernainular tangga,” ujarnya.

Sementara itu inovasi Setia atau Sistem Riset dan Inovasi Daerah berbasis web yang dikembangkan oleh Bappeda Sidoarjo digunakan untuk memfasilitasi dan mengelola data riset dan inovasi daerah secara terpadu. Aplikasi tersebut digunakan untuk pengajuan judul kajian, pelaporan inovasi, hingga penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) serta publikasi hasil riset dan inovasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *