Polresta Malang Kota telah menyiapkan langkah konkret untuk membatasi penggunaan sound horeg yang kerap menimbulkan dampak negatif.
“Selain suaranya bising dan mengganggu, banyak komplain dari masyarakat yang masuk ke kami terkait penggunaan sound horeg,”ungkap Kombes BuHer.
Kapolresta Malang Kota ini menyebut Pengguna sound horeg yang kerap masuk ke dalam permukiman, dampak suaranya bisa menggetarkan kaca dan bangunan.
“Sudah banyak keluhan warga dari merasa sangat menganggu orang ingin istirahat, apa lagi yang punya anak bayi hingga ada yang kaca rumah bahkan genteng atapnya rontok,” ujar Kombes BuHer.
Perlu diketahui suara Sound Horeg menimbulkan Kebisingan dan bisa mengganggu pendengaran bahkan menyebabkan stress.








