Tanggap Bencana Kekeringan, BPJS Kesehatan Pasok Puluhan Tangki Air Bersih di Kabupaten Kebumen

  • Whatsapp

KEBUMEN | DN – Menjawab ancaman krisis air bersih akibat musim kemarau panjang, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen bergerak cepat menyalurkan bantuan 63 tangki air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Aksi kemanusiaan yang dikemas dalam program Organizational Social Responsibility (OSR) Tanggap Bencana Kekeringan ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 8 hingga 16 September 2026.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penyaluran air bersih menyasar 21 desa rentan yang tersebar di delapan kecamatan, meliputi Kecamatan Karanggayam, Alian, Karangsambung, Poncowarno, Padureso, Sempor, Buayan, dan Rowokele. Guna memastikan distribusi berjalan presisi dan tepat sasaran, BPJS Kesehatan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menyampaikan bahwa intervensi ini merupakan bentuk dukungan konkret kepada pemerintah daerah sekaligus pemenuhan kebutuhan mendasar warga.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan dan aktivitas harian warga. Melalui program OSR ini, BPJS Kesehatan ingin mengambil peran nyata untuk mendampingi Pemkab Kebumen dalam merespons dampak kemarau,” ujar Dina, Selasa (8/9/2026).

Ia menambahkan, alokasi bantuan telah disesuaikan dengan pemetaan kondisi lapangan agar wilayah dengan keterbatasan sumber air tercover secara berkeadilan.

Inisiatif tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak pemerintah daerah. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kebumen, Bagus Priyanto, menyebut kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama penanganan darurat kekeringan.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam menanggulangi dampak bencana. Bantuan 63 tangki air bersih dari BPJS Kesehatan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih,” tegas Bagus.

Melalui sinergi terpadu antara BPJS Kesehatan, BPBD, dan jajaran Pemkab Kebumen, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak diharapkan dapat teratasi secara optimal selama periode kemarau berlangsung.

[Reporter: Fandi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *