Antisipasi Karhutla Musim Kemarau, Koramil Randudongkal Gembleng Edukasi Warga Kejene

  • Whatsapp

PEMALANG | DN – Menghadapi tingginya risiko bencana alam pada musim kemarau, Koramil 08/Randudongkal Kodim 0711/Pemalang bergerak cepat membentengi kawasan perdesaan dari bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah antisipatif ini diwujudkan melalui sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat Desa Kejene, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026).

Penyuluhan ini berfokus pada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola lahan dan sampah. Petugas di lapangan menekankan pentingnya meninggalkan kebiasaan lama yang berisiko tinggi memicu titik api, seperti pembersihan lahan pertanian dengan cara dibakar, membuang puntung rokok sembarangan, serta pembakaran sampah tanpa pengawasan di area terbuka.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Batuud Koramil 08/Randudongkal Peltu A. Sobari menegaskan, kewaspadaan dini merupakan kunci utama dalam memutus rantai potensi Karhutla di wilayah Randudongkal. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga ekosistem tetap hijau dan aman.

“Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Ini adalah tanggung jawab kolektif. Kami meminta warga tidak lagi membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat luas bagi lingkungan dan kesehatan,” ujar Peltu A. Sobari di selasar kegiatan.

Selain memberikan pemahaman teknis pencegahan, Koramil 08/Randudongkal juga memperkuat jalur komunikasi cepat. Warga diimbau untuk segera berkoordinasi dan melaporkan indikasi kemunculan asap atau titik api sekecil apa pun kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas setempat agar penanganan dapat dilakukan sebelum api membesar.

Melalui pendekatan edukatif ini, Koramil 08/Randudongkal berharap Desa Kejene mampu menjadi pemukiman yang tanggap bencana, tangguh, serta terbebas dari ancaman asap karhutla.

“Cegah Kebakaran, Jaga Lingkungan, Selamatkan Masa Depan,” tutup Peltu Sobari. [SIS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *