LAMONGAN | DN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat langkah penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan melaksanakan vaksinasi sapi sehat serta memberikan edukasi langsung kepada peternak. Upaya ini dilakukan guna menekan penyebaran PMK sekaligus memastikan kesehatan hewan ternak di wilayah setempat.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Shofiyah Nur Hayati, menyampaikan bahwa pemantauan populasi sapi saat ini mencapai 404 ekor. Dari jumlah tersebut, 74 ekor terkonfirmasi terjangkit PMK, 155 ekor dalam kondisi sehat, 154 ekor telah sembuh, dan enam ekor dilaporkan mati. “Vaksinasi terus kami lakukan disertai pembinaan langsung kepada peternak agar penanganan lebih efektif,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).








