“Karena itu, peran masjid di bulan Ramadhan hendaknya dapat menjadi media edukasi kepada masyarakat (jamaah), utamanya dalam hal ubudiyah atau amaliyah khusus di bulan Ramadhan,” tegasnya.
Menurutnya, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga dapat menjadi tempat konsultasi segala kebutuhan hidup masyarakat. Karena itu, dakwah yang dilakukan harus berkaitan erat dengan sasaran dakwah itu dilaksanakan.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua LDNU PWNU Jatim, KH Ilhamullah Sumarkhan. Ia menyebutkan, bahwa materi dakwah yang disampaikan dai-daiyah hendaknya disesuaikan dengan segmen jamaah, baik tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, dan lainnya.
“Misal sasarannya adalah orang dalam kondisi kurang mampu, maka hal yang paling bermanfaat dalam berdakwah ialah dengan menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan misal pentingnya dan keutamaan mencari rizki,” tuturnya.
Dirinya pun menegaskan, bahwa masjid hendaknya dapat mewadahi kebutuhan masyarakat (jamaah) sebagai bentuk dakwah bil hal. Misalnya, dengan memberikan bantuan berupa lowongan kerja ataupun yang lainnya.








