Program ini dirancang untuk mempersiapkan mereka sebelum melanjutkan studi di Mokpo Science University, yang merupakan perguruan tinggi terkemuka di Korea Selatan.
Kerja sama ini bertujuan mengatasi tantangan ketenagakerjaan dan upah rendah yang dihadapi pekerja Indonesia.
“Di Korea, banyak kapten kapal berusia di atas 50 tahun. Dengan gaji yang tinggi, mereka bisa membeli kapal dalam waktu dua hingga tiga tahun. Ayo, bujuk orang tua kalian untuk izinkan kuliah di Korea!” ungkap Mr. Shin, disambut antusias oleh hadirin.
Program Studi Kemaritiman Global di Mokpo Science University menawarkan pendidikan setara D3 selama empat semester.
Sebelum mendaftar, siswa akan mengikuti kursus Bahasa Korea di Widuri Training Centre selama enam bulan, termasuk persiapan ujian proficiency TOPIK, yang wajib untuk pendaftaran mahasiswa internasional.
Sinergitas antara tiga lembaga tersebut diharapkan mampu mengatasi permasalah terkait ketenagakerjaan dan masalah rendahnya gaji.
Salah satu peserta, Tatang Hendraswara dari SMK N 1 Pangandaran, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini.








