Manajemen PLN UIP JBTB menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di rute Pelabuhan Tanjung Perak hingga area Waru, atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat mobilisasi alat berat ini. Untuk meminimalisir dampak kemacetan, kami telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polda Jatim, Dishub, BBPJN, pihak pengelola tol dan stakeholder lain yang terlibat. Pengiriman akan dikawal ketat oleh petugas untuk memastikan keamanan bagi pengguna jalan lain. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur distribusi trafo tersebut,” tambah Hendro.
Pembangunan GISTET 500 kV Waru dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Surabaya metropolis dan sekitarnya, sekaligus mendukung fleksibilitas operasional sistem kelistrikan Jawa-Bali.







