“GISTET 500 kV Waru adalah salah satu proyek strategis paling kritikal di Jawa Timur. Tibanya 6 unit IBT di Tanjung Perak ini menunjukkan bahwa seluruh rantai pasokan berjalan sesuai rencana.
Trafo ini adalah jantung dari GISTET Waru yang nantinya akan mengelola aliran daya tinggi 500 kV ke sistem 150 kV untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat,” ujar Hendro.
Mengingat dimensi dan bobot trafo yang sangat besar, proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi proyek pembangunan GISTET 500 kV Waru di Waru,akan memerlukan kendaraan angkut khusus berukuran besar (_multi-axle_). Mobilisasi ini dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap pada jam-jam dengan tingkat kepadatan lalu lintas rendah.







