Pasukan AS dan internasional yang berbasis di Irak dan di seberang perbatasan di Suriah, telah dalam keadaan siaga tinggi di tengah puluhan serangan terhadap pangkalan mereka sejak berkecamuknya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober lalu.
Pemerintah lokal Kurdi mengatakan serangan pada Minggu itu terjadi kurang dari 24 jam setelah ditembak jatuhnya dua pesawat tak berawak pada Sabtu (30/12) malam di dekat pangkalan militer di bagian utara Irak, yang digunakan oleh pasukan Peshmerga Kurdi Irak, dan juga di pangkalan udara Al Harir yang menjadi tempat bagi pasukan AS.








