“Kami hadir untuk mengawal agar penyaluran pupuk subsidi ini berjalan lancar tanpa sumbatan. Ketepatan sasaran ini penting, karena dengan ketersediaan pupuk yang memadai, kita bisa mendorong produktivitas pertanian lokal secara optimal,” ujar Sertu Joko Waluyo di sela-sela kegiatannya.
Tidak sekadar mengawasi antrean dan administrasi, Sertu Joko Waluyo juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog langsung dengan para petani. Komunikasi dua arah ini menjadi wadah bagi Babinsa untuk menyerap aspirasi, mendengarkan kendala pertanian di desa, sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap konsisten mengelola lahan mereka.
Aksi tanggap dan pendampingan dari Babinsa ini mendapat respons positif dari warga setempat. Para petani mengaku lebih tenang karena proses distribusi berjalan transparan dan teratur.
Sinergi yang kuat antara Babinsa, kelompok tani, dan masyarakat ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional di tingkat desa. [1One]








