LAMONGAN | DN – Diduga akibat kurang berhati-hati saat berpindah lajur, sebuah gerobak motor roda tiga bermuatan es batu terlibat kecelakaan hebat dengan truk di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026). Akibat insiden ini, pengendara gerobak motor mengalami luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut tepatnya terjadi di lajur poros nasional, tepat di depan Kantor Samsat Lamongan, Kelurahan Sidokumpul.
Kendaraan yang terlibat adalah truk bernomor polisi G 8171 OC yang dikemudikan oleh Fikri Haikal (29), warga Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sementara lawan tabrakannya adalah gerobak motor roda tiga yang dikendarai oleh Ahmad (42).
Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid, mewakili Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debby S, membenarkan kronologi insiden tersebut. Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, kejadian bermula saat gerobak motor yang dikendarai Ahmad melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat di lajur kiri.
“Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan Kantor Samsat, pengendara roda tiga (Ahmad) berniat mengubah haluan dengan berpindah ke lajur kanan secara mendadak. Diduga korban mencoba menghindari rintangan di depannya,” ujar IPDA M Hamzaid saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).
Nahas, pada saat yang bersamaan, truk yang disopiri Fikri Haikal tengah melaju lurus di lajur kanan dari arah yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pun tidak dapat terhindarkan.
“Bagian bak sebelah kiri truk menyenggol bodi gerobak motor. Senggolan itu membuat kendaraan roda tiga oleng dan pengendaranya terlempar jatuh ke aspal,” imbuh Hamzaid.
Akibat benturan keras tersebut, Ahmad mengalami luka yang cukup serius. Ia menderita patah tulang kaki kiri, cedera tangan kiri, serta luka robek terbuka di bagian kepala. Warga sekitar bersama petugas kepolisian langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Selain korban luka, gerobak motor milik Ahmad juga mengalami kerusakan parah dan ringsek di bagian tengah. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat namun berhasil diurai oleh petugas Satlantas Polres Lamongan.
Pihak kepolisian menduga kuat kecelakaan ini dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error), di mana pengendara gerobak motor kurang memperhatikan ruang aman dan kendaraan lain dari arah belakang saat memotong jalur. Saat ini, barang bukti kendaraan telah diamankan, dan sopir truk masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak berwajib. [J2]








