Simbol Solidaritas Insan Pers: Ketum PJI Terbang dari Surabaya Apresiasi Kiprah Panjang Prof Haedar Nashir

  • Whatsapp

“Ini bentuk penghargaan yang sangat patut kita hormati bersama. Beliau bukan hanya tokoh besar Muhammadiyah, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang sejarah pers Indonesia,” ujar Boechori saat ditemui di lokasi acara.

Lebih lanjut, Boechori menyampaikan bahwa pesan yang digaungkan Dewan Pers mengenai pentingnya integritas jurnalis di tengah gempuran informasi palsu (hoaks) dan disinformasi sangat relevan dengan semangat PJI. Bagi PJI, menghormati figur seperti Prof. Haedar Nashir adalah bagian dari menjaga marwah dan martabat profesi kewartawanan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Momen penyerahan kartu tersebut juga menjadi ajang rajut solidaritas lintas generasi insan pers nasional. Sejumlah tokoh senior turut hadir memberikan penghormatan, di antaranya eks Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu, eks Wakil Ketua Dewan Pers yang juga Ketum PWI Hendry Ch. Bangun, serta mantan Anggota Dewan Pers dua periode Dr. Asep Setiawan.

Penghormatan ini pun mendapat tanggapan positif dari kalangan akademisi dan masyarakat yang turut menyaksikan prosesi tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *