Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bojonegoro tengah mengkaji opsi pembangunan resapan air di setiap gorong-gorong sepanjang jalan protokol. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi genangan saat hujan deras.
“Kita akan mencari solusi, termasuk membangun resapan air di setiap gorong-gorong,” jelas Wahono.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, terdapat tujuh paket pekerjaan pembangunan trotoar dengan total anggaran sekitar Rp50,8 miliar. Proyek meliputi ruas:
- Jalan AKBP M. Soeroko (sisi barat dan timur)
- Jalan Sawunggaling
- Jalan WR Supratman (sisi barat dan timur)
- Jalan Jaksa Agung Suprapto
- Jalan KH. Mansyur
- Jalan Pattimura
- Jalan Panglima Polim
Kritik Bupati Bojonegoro terhadap proyek trotoar menunjukkan adanya evaluasi serius terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur kota. Pemerintah daerah menegaskan komitmen mencari solusi tambahan agar proyek tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjawab kebutuhan mendesak masyarakat: penanganan banjir. [NH]








