Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE) IMIP Morowali menilai kecelakaan kerja terbaru di tungku feronikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali menunjukkan perusahaan asal China itu belum melakukan perbaikan untuk mencegah kecelakaan kerja.
| DN – Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi (SBIPE) Industri Morowali Industrial Park mendesak Kementerian Perindustrian untuk melakukan investigasi menyeluruh atas kecelakaan kerja berulang di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah. Insiden ledakan di tungku perusahaan pada Kamis (13/6) malam pukul 22.20 WITA itu menyebabkan dua pekerja mengalami luka serius. Ketua SBIPE IMIP Morowali, Henry Foord Bebas, menyatakan kedua pekerja tersebut masih dirawat hingga kini.“Yudarlan itu sampai dilakukan operasi besar karena baja atau besi atau serpihan dari ledakan itu, kan serpihan dari baja itu yang masuk ke dalam perutnya dan itu sudah mendekati ususnya,” kata Henry dihubungi VOA, Selasa (18/6).
Kedua pekerja nahas tersebut bernama Jekmaryono dan Yudarlan.








