Serba-serbi Olimpiade: Mengintip Serunya Aksi Tukar-menukar Pin di Paris

  • Whatsapp
Sejumlah koleksi pin Olimpiade menghiasi dada seorang relawan di Paris, menandai dimulainya pesta olahraga terbesar di dunia. (Foto: AP/Andy Wong) Sejumlah koleksi pin Olimpiade menghiasi dada seorang relawan di Paris, menandai dimulainya pesta olahraga terbesar di dunia. (Foto: AP/Andy Wong)

“Mereka seperti karya seni kecil,” ungkap Nicholas Wolaver, seorang kolektor dan pedagang pin asal Amerika yang penuh semangat.

Menurut banyak pedagang pin di jalanan, Olimpiade musim panas di Los Angeles 1984 merupakan momen yang penting. Di sanalah banyak dari mereka memulai koleksi mereka.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Ada pin media, pin sponsor, pin atlet, pin maskot. Mereka menemukan cara untuk benar-benar memonetisasi pin untuk publik, dan orang-orang menjadi heboh,” kata Wolaver tentang Olimpiade tersebut.

Pin Olimpiade Paris 2024

Setelah dua ajang Olimpiade digelar tanpa penonton akibat pandemi virus corona, kehebohan perburuan tren pin kembali muncul pada Olimpiade Paris.

“Momen Olimpiade Paris sangat bagus untuk koleksi pin setelah pandemi, karena Anda tidak dapat begitu banyak bertukar pin di (Olimpiade) Tokyo dan Beijing. Oleh karena itulah orang-orang menjadi sangat bersemangat,” jelas Wolaver.

Popularitas pin tersebut meroket berkat media sosial dan fakta bahwa para atlet Olimpiade sendiri ikut mengoleksi pin. Serena Williams, mantan atlet Olimpiade, menggambarkan dirinya sebagai “kolektor pin kelas satu” dalam sebuah video di akun Instagram resmi Olimpiade. Ia bahkan memiliki pin favoritnya: “Ada beberapa pin Thailand yang tidak akan pernah saya tukarkan. Akhirnya saya berhasil mendapatkan pin Korea Utara.”

Andy Murray dari Inggris, pemain tenis yang baru saja pensiun di Paris, ternyata juga sangat suka bertukar pin, menurut mantan pemain tenis Laura Robson di Eurosport.

Vivianne Robinson dengan ramah menawarkan salah satu pin koleksinya dari Olimpiade AS 1984 kepada seorang pejalan kaki di Paris. (Foto: AP/Lujain Jo)
Vivianne Robinson dengan ramah menawarkan salah satu pin koleksinya dari Olimpiade AS 1984 kepada seorang pejalan kaki di Paris. (Foto: AP/Lujain Jo)

“Ada seorang atlet dari Liechtenstein, dan (Andy) mencarinya ke seluruh kampung atlet untuk mencoba menemukan pria malang ini,” katanya.

Salah satu pin paling populer di Olimpiade ini adalah milik Snoop Dogg, yang menampilkan rapper sekaligus koresponden NBC ini sedang mengembuskan asap berbentuk lingkaran Olimpiade.

“Yang benar-benar keren adalah Snoop Dogg membuat anak-anak muda juga tertarik pada pin,” kata Robbins.