Seratus Hari Jelang Pemilu AS, Konfrontasi Antar Capres Memanas

  • Whatsapp
FILE - Wakil Presiden AS Kamala Harris di Pittsfield, Mass., 27 Juli 2024 (kiri) dan calon presiden dari Partai Republik sekaligus mantan Presiden AS Donald Trump di St. Cloud, Minnesota, AS, 27 Juli 2024.

“Tetaplah fokus pada apa yang membuat keresahan. Orang-orang sekarang resah karena mereka tidak bisa membayar tagihan mereka. Mereka resah karena merasa tidak aman di rumah atau lingkungan mereka. Hal-hal itulah yang akan mendorong mereka memilih Trump bulan November mendatang,” sebut Sununu.

Sementara Gubernur Maryland, Wes Moore, dari Partai Demokrat mengatakan bahwa ia meyakini visi Harris untuk masa depan akan membantunya memenangkan hati para pemilih yang masih ragu di negara-negara bagian kunci.

“Saya pikir, apa yang orang katakan sekarang adalah kita akhirnya bisa berbicara tentang pilihan yang dihadapi masyarakat dalam pemilu ini, bahwa publik melihat bukan hanya demokrasi saja yang dipertaruhkan. Tapi juga, fakta mengenai nilai-nilai dasar, bagaimana kita berpikir tentang kebebasan ekonomi, sedang dipertaruhkan,” jelas Moore.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Harris diperkirakan akan mengumumkan calon wakil presidennya sebelum Konvensi Nasional Partai Demokrat yang dijadwalkan pada bulan Agustus di Chicago.

Profesor ilmu politik June Speakman, yang juga seorang legislator negara bagian Rhode Island, mengatakan bahwa para kandidat biasanya memilih pasangan yang bisa menyeimbangkan pasangannya.

“Secara geografis sering kali demikian. Dia berasal dari Pantai Barat. Jadi, mari kita pilih seseorang dari wilayah Midwest yang bisa memberikan suara yang mungkin tidak akan dia dapatkan. Trump menyeimbangkan pencalonannya dengan seseorang yang jauh lebih muda darinya,” jelas Speakman.

Harris memiliki jadwal yang padat selama satu minggu ke depan, dengan salah satunya berkampanye di Atlanta, Georgia. Sementara Trump akan mengadakan kampanye di Pennsylvania, Nevada, dan Arizona dalam beberapa hari mendatang, menurut situs kampanye mereka. [Red]#VOA