Seratus Hari Jelang Pemilu AS, Konfrontasi Antar Capres Memanas

  • Whatsapp
FILE - Wakil Presiden AS Kamala Harris di Pittsfield, Mass., 27 Juli 2024 (kiri) dan calon presiden dari Partai Republik sekaligus mantan Presiden AS Donald Trump di St. Cloud, Minnesota, AS, 27 Juli 2024.

“Kita punya korban baru sekarang: Kamala. Jujur saja, dia adalah orang gila kiri yang radikal,” ujar Trump.

Harris pun menyerang balik Trump ketika berkampanye di Pittsfield, Massachusetts.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Anda mungkin telah memperhatikan bahwa Donald Trump melontarkan kebohongan menyesatkan tentang rekam jejak saya, dan apapun yang dia dan pasangannya katakan itu sangat aneh,” kata Harris.

Tim kampanye Harris mengatakan bahwa mantan jaksa itu telah mengumpulkan 200 juta dolar AS sejak didukung oleh Presiden Joe Biden. 66 persen dari dana itu disebutnya berasal dari para donatur pemula.

Gubernur New Hampshire, Chris Sununu, yang merupakan seorang anggota Partai Republik, memperkirakan bahwa antusiasme seputar pencalonan Harris akan mereda dalam waktu 30 hari.

Ia lantas menyarankan kampanye pasangan Trump-JD Vance untuk berfokus pada berbagai isu kebijakan, bukan malah menyerang secara personal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *