“Kita punya korban baru sekarang: Kamala. Jujur saja, dia adalah orang gila kiri yang radikal,” ujar Trump.
Harris pun menyerang balik Trump ketika berkampanye di Pittsfield, Massachusetts.
“Anda mungkin telah memperhatikan bahwa Donald Trump melontarkan kebohongan menyesatkan tentang rekam jejak saya, dan apapun yang dia dan pasangannya katakan itu sangat aneh,” kata Harris.
Tim kampanye Harris mengatakan bahwa mantan jaksa itu telah mengumpulkan 200 juta dolar AS sejak didukung oleh Presiden Joe Biden. 66 persen dari dana itu disebutnya berasal dari para donatur pemula.
Ia lantas menyarankan kampanye pasangan Trump-JD Vance untuk berfokus pada berbagai isu kebijakan, bukan malah menyerang secara personal.








