Sarasehan Syajarotul Qubro Nahdlatoel Oelama Kritisi Sejarah NU yang Kurang Lengkap

  • Whatsapp

Menanggapi sarasehan ini, Ketua Tanfidziyah MWC NU Welahan, H Nur Ali Zain menyatakan ketertarikannya dengan Sarasehan ini. Ia berharap supaya acara ini dapat dikemas bersama kaula muda termasuk dengan format yang lebih tertata.

“Saestu, kulo remen sanget acara ini karena jarang pembahasan sejarah NU yang dilengkapi manuskrip detail seperti ini. Apalagi memiliki hubungan dengan tokoh di Jepara”.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jauh sebelum hari ini, bapak saya pernah bercerita sebelum wafat. Bahwa Kalipucang memiliki Kiai Tasawuf yakni Toriqoh Naqsabandiyah Mujaddadiyah Kholidiyah bernama KH Manshoer”, Ucap Gus Ainul Mila bin KH Muhibbi bin KH Muslim Robayan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *