Dalam sambutannya, Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama antarperguruan silat untuk menjaga kedamaian.
“Deklarasi Damai ini bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar bersama para pendekar silat untuk menciptakan suasana yang harmonis dan mencegah konflik,” ujarnya.
Hal itu kata Kapolres Ngawi juga menjadi langkah nyata menuju persatuan di tengah perbedaan aliran dan latar belakang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan menyambut bulan Muharram dan momen spiritual Suran Agung, yang memiliki makna khusus dalam budaya dan tradisi Jawa.








