Sementara itu, guru Pendidikan Agama SD Negeri Bedali 1, Bu Nenik, menegaskan bahwa pawai Ramadan bukan sekadar tradisi, namun bagian dari pembelajaran nyata.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa Ramadan adalah bulan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan berbagi dengan sesama. Dalam kebersamaan seperti ini juga tertanam kuat nilai persatuan walaupun kita berbeda-beda,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya merasakan kegembiraan menyambut Ramadan, tetapi juga membawa pulang pesan moral tentang pentingnya kerukunan, persaudaraan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. [Yud]








