“Ramadan adalah momen yang tepat untuk menanamkan pendidikan karakter. Anak-anak belajar tentang kebersamaan, memperkuat keimanan, sekaligus memahami pentingnya hidup rukun dalam keberagaman. Nilai Bhinneka Tunggal Ika harus dikenalkan sejak usia sekolah dasar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan salah satu guru SD Negeri bedali 1, Ria Febri. Ia melihat antusiasme siswa sebagai pertanda bahwa kegiatan keagamaan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Anak-anak terlihat bahagia. Mereka mempersiapkan diri dengan penuh semangat bersama bapak ibu guru. Harapan kami, kegiatan ini membuat mereka semakin mengerti arti toleransi, saling menghormati, dan mencintai perbedaan,” tuturnya.








