Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Lamongan telah merumuskan 15 program prioritas, salah satunya adalah penguatan sektor pertanian melalui program Lumbung Pangan Lamongan. Sektor ini diproyeksikan sebagai tulang punggung ekonomi daerah, mengingat potensi agraris yang dimiliki Lamongan.
Musrenbang ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, LSM, tokoh agama, hingga pelaku usaha dan masyarakat umum. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan penyusunan RPJMD yang terarah dan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimis dapat mewujudkan pembangunan yang lebih maju, berdaya saing, serta berkelanjutan. [J2]








