NGAWI | DN – Dampak musim kemarau yang memicu kelangkaan air bersih di wilayah Kabupaten Ngawi mendapat perhatian serius dari jajaran TNI dan Palang Merah Indonesia (PMI). Sebagai bentuk kepedulian sosial, Babinsa Koramil 0805/13 Bringin, Serka Suyono, turun langsung mendampingi penyaluran bantuan air bersih untuk warga terdampak di Desa Suruh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Kamis (6/8/2026).
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, satu unit armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan ke pemukiman warga yang mengalami penurunan pasokan air tanah. Bantuan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan mendasar harian masyarakat, khususnya konsumsi air minum, memasak, dan kebutuhan sanitasi rumah tangga.
Serka Suyono menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan tidak hanya untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, tetapi juga sebagai wujud respons cepat TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
“Kemarau yang melanda berdampak langsung pada penurunan debit air sumur warga. Kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama saat ini, sehingga kami berkolaborasi dengan PMI untuk menyuplai pasokan air secara merata,” ujar Serka Suyono di sela-sela penanganan distribusi.
Ia menambahkan, sinergi lintas lembaga antara Kodim 0805/Ngawi dan PMI Kabupaten Ngawi akan terus dipelihara guna mengantisipasi perluasan daerah terdampak krisis air selama musim kemarau berlangsung.
Warga Desa Suruh menyambut antusias kedatangan bantuan tersebut. Dengan membawa berbagai wadah penampungan air seperti jeriken dan drum, masyarakat mengantre dengan teratur. Salah satu warga mengaku bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga yang sebelumnya harus mencari sumber air jauh dari tempat tinggal mereka.
Proses penyaluran bantuan berakhir dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas kebutuhan dasar warga sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat lokal. [Don]








