Upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB menjadi puncak acara, menandai komitmen para santri dalam meneladani semangat perjuangan dan nasionalisme. Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, KH Khoirul Anam Mu’min, S.H., M.H.I., menegaskan pentingnya momentum HSN sebagai refleksi atas kontribusi santri dalam sejarah bangsa.
“Hari Santri adalah bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam perjuangan kemerdekaan. Kami berharap nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan terus ditanamkan di tengah masyarakat,” ujar KH Khoirul Anam, yang akrab disapa Gus Anam.
Selain upacara, rangkaian kegiatan HSN di Al-Hidayah juga mencakup ziarah ke makam para ulama sesepuh NU, khataman Al-Qur’an, pembacaan sholawat Nabi, serta berbagai lomba yang melibatkan para santri dan santriwati. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga mempererat solidaritas antar warga pesantren dan masyarakat.








