Bupati memaparkan potensi besar dana zakat di Bulungan. Dengan jumlah penduduk sekitar 160 ribu jiwa, jika 100 ribu muslim berinfak Rp10 ribu per bulan, maka bisa terkumpul Rp1 miliar setiap bulan atau Rp12 miliar per tahun. Bahkan dengan kontribusi Rp5 ribu per orang, potensi dana tetap mencapai Rp6 miliar per tahun. “Dana ini dari masyarakat untuk kembali ke masyarakat, terutama untuk pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.
Pemkab Bulungan berencana berdiskusi dengan Baznas untuk menyusun roadmap penguatan gerakan zakat dan infak. Salah satu fokus adalah mendorong kontribusi ASN dan PPPK yang jumlahnya mencapai 4.000–5.000 orang. “Kami ingin gerakan berzakat lebih masif, dimulai dari ASN hingga masyarakat luas,” tambah Syarwani.








