Bupati Yuhronur juga menekankan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pemilu presiden dan legislatif yang telah dilaksanakan pada Februari lalu. Capaian partisipasi pemilih yang melampaui target nasional, yakni di atas 80 persen, serta kondisi masyarakat yang kondusif, diharapkan dapat terus dipertahankan.
Lebih lanjut, Pak Yes memaparkan tantangan bagi Kabupaten Lamongan dalam menjaga kondusifitas Pilkada, terutama terkait jumlah administratif wilayah. Lamongan merupakan daerah dengan jumlah desa (462) dan kelurahan (12) terbanyak di Jawa Timur. Namun, Pak Yes menyikapi hal ini sebagai bonus demografi, yang dibuktikan dengan angka partisipasi publik pemilu di Lamongan yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.
“Ada tantangan tersendiri untuk Kabupaten Lamongan dalam menjaga pemilu yang kondusif, karena kita memiliki jumlah desa/kelurahan terbanyak di Jawa Timur. Dari 1.381.414 penduduk di Lamongan, 63 persen merupakan penduduk dengan usia produktif. Kita harus manfaatkan bonus demografi ini untuk memilih calon pemimpin negeri tercinta,” ungkap Pak Yes di hadapan tujuh ratus peserta yang hadir.








