Dalam rapat tersebut, Forkopimda menekankan tiga langkah utama yang akan dijalankan selama Operasi Ketupat Semeru 2026:
- Pos Pengamanan dan Pelayanan: Penempatan personel gabungan di titik-titik strategis.
- Kelancaran Lalu Lintas: Antisipasi kemacetan di jalur nasional serta pengawasan ekstra di perlintasan kereta api.
- Patroli Pemukiman: Pengamanan lingkungan untuk rumah-rumah yang ditinggal mudik.
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan kesiapan TNI dalam memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dan pemerintah daerah. “Gotong royong dan kesiapsiagaan menjadi kunci keberhasilan operasi ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara menambahkan, seluruh fasilitas pendukung, termasuk layanan kesehatan, akan disiagakan selama 24 jam. Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menekankan pentingnya keseimbangan antara pendekatan humanis dan ketegasan hukum. “Kami ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan penegakan aturan yang tetap mengedepankan sisi humanis,” katanya.








