Pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri India mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “hukuman itu telah dikurangi”, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Duta Besar India dan anggota keluarga para terdakwa berada di pengadilan untuk sidang banding, kata New Delhi, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan “terus membicarakan masalah ini dengan pihak berwenang Qatar”.
Kementerian Luar Negeri India mengaku tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut “karena sifat rahasia dan sensitif” kasus tersebut.
Kedelapan orang tersebut adalah karyawan Al Dahra, sebuah perusahaan berbasis di Teluk yang menawarkan “solusi dukungan lengkap” untuk sektor kedirgantaraan, keamanan dan pertahanan, menurut situs webnya.








