Sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan dengan adanya pungutan ini. Salah satu orang tua yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhan bahwa mereka merasa terpaksa membayar agar anaknya dapat mengikuti perpisahan sekolah. “Setahu saya sekolah itu gratis dari pemerintah, tapi kenapa masih ada pungutan seperti ini?” ujarnya.
Tak hanya pungutan perpisahan, ada juga biaya lain seperti pembangunan paving yang semakin menambah beban ekonomi bagi keluarga siswa. Beberapa wali murid mengaku banyak pihak yang kecewa namun enggan menyuarakan ketidakpuasan mereka secara langsung.








