Namun pertempuran belum mereda di wilayah utara, dan kota Khan Younis di selatan, tempat Israel meyakini para pemimpin Hamas bersembunyi, juga merupakan medan pertempuran yang membara. Hamas terus menembakkan roket, sebagian besar ke wilayah selatan Israel.
Perang tersebut telah menewaskan lebih dari 21.300 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, dan memicu krisis kemanusiaan yang menyebabkan seperempat penduduk Gaza kelaparan. Jumlah korban tewas dari Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas tidak membedakan antara warga sipil dan mereka yang terlibat pertempuran.
Pihak militer Israel mengatakan 168 tentaranya tewas sejak serangan darat dimulai. [Red]#VOA








