Proyek Reklamasi Kenjeran Sudah Didesain, Nelayan: Lahan Pencaharian Kami Ditutup

  • Whatsapp

SURABAYA | DN – Proyek Strategis Nasional (PSN) bertajuk Surabaya Waterfront Land (SWL), yang akan dibangun di kawasan pesisir Pantai Kenjeran, sudah didesain. Tetapi, proyek tersebut terus menuai kritik dan protes.

Kali ini, terlihat dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan PT Granting Jaya sebagai operator bersama ratusan perwakilan nelayan se-Kota Surabaya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kegiatan yang berlangsung di Atlantis Land, Kenjeran Park, Surabaya, Rabu, 24 Juli 2024 tersebut berjalan cukup alot. Sepanjang acara, para nelayan silih berganti melayangkan interupsi.

Mukminin, misalnya, perwakilan nelayan asal Desa Wonorejo itu resah setelah mengetahui ada proyek reklamasi.

“Terus terang, saya merasa terancam secara penghasilan. Adanya reklamasi ini, mata pencaharian saya ditutup. Perut saya ini diisi oleh alam sekitar (hasil laut, Red),” ujar pria bertopi putih itu.

Mukminin pun khawatir terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Seperti air yang akan berubah menjadi keruh, debit air yang bertambah, hingga persoalan sedimentasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *