( DN ) – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Kamis (14/3) bahwa Eropa harus siap berperang jika menginginkan perdamaian. Ia menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai musuh yang tidak akan berhenti di Ukraina jika berhasil mengalahkan pasukan Kyiv dalam konflik yang telah berlangsung selama dua tahun itu.
Macron memicu kontroversi pada bulan lalu setelah mengatakan dirinya tidak bisa mengesampingkan kemungkinan penerjunan pasukan darat ke Ukraina di masa depan. Banyak pemimpin negara yang menghindari hal itu, sementara beberapa pemimpin lainnya, terutama di kawasan Eropa timur, mendukung pernyataan tersebut.








