Prabowo Optimistis Indonesia Tidak Akan Impor Beras Tahun Depan

  • Whatsapp
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12) meyakini Indonesia tidak akan impor beras pada tahun 2025. (Biro Setpres)

Selain itu, Dwi menjelaskan bahwa stock-to-use ratio (SUR) beras telah mendekati posisi ideal, dimana pada awal tahun 2024 telah mencapai 13 persen, dan ia perkirakan SUR pada tahun 2025 bisa mencapai 20 persen. SUR adalah rasio stok beras yang digunakan idealnya berada di angka 17-18 persen dari total kebutuhan konsumsi beras.

“Jadi menurut saya bukan karena upaya pemerintah meningkatkan produksi, tetapi karena iklim sudah kembali normal, SUR cukup besar, kenapa besar? karena tahun ini impor kita hampir mendekati 4 juta ton. Jadi menurut saya sama sekali bukan karena program pemerintah, ya alamiah saja,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurutnya selama ini, program pemerintah yang ada untuk meningkatkan produksi beras tidak berhasil dengan baik. Hal ini, katanya, terbukti selama 10 tahun terakhir, produksi beras justru turun rata-rata satu persen per tahun.

“Selama 10 tahun terakhir produksi beras justru turun rata-rata satu persen per tahun. Terus gimana kesimpulan kita? Padahal 2015 ada program food estate, di Merauke juga 1,2 juta hektare, ada program intensifikasi yang kita sebut swasembada padi, jagung dan kedelai dan ada berbagai program lainnya. Lalu hasilnya? Minus 1,04 persen per tahun. Itulah kenapa tahun 2023-2024 kita harus melakukan impor dalam jumlah yang cukup tinggi,” tuturnya.

“Jadi murni tergantung iklim bukan karena kebijakan pemerintah. sehingga kalau misalnya iklim 2026 memburuk lagi ya minus lagi, pasti impor lagi,” tambahnya.

Dwi menyarankan kepada pemerintah untuk fokus kepada beberapa hal guna meningkatkan produktivitas pangan di dalam negeri termasuk beras.

Pertama, katanya, mengatasi serangan hama. Menurutnya hal ini cukup penting, karena jika kondisi iklim cenderung baik namun serangan hama tidak diatasi maka produksi akan anjlok.