“Pengaturan peserta dibuat bergiliran supaya kegiatan lebih tertib dan tidak menimbulkan kerawanan. Seluruh peserta juga cukup kooperatif mengikuti aturan yang sudah disepakati bersama,” terang AKP Rudi.
Menurut Beliau, pendekatan pengamanan yang humanis dan komunikasi yang baik penting dilakukan dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk agenda rutin perguruan silat yang melibatkan banyak peserta.








