Menurutnya, pembentukan karakter disiplin tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi harus dimulai sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka mampu memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas merupakan bagian dari menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap AKP Yulian.
Ia menegaskan pendidikan keselamatan tidak hanya ditujukan kepada siswa tingkat SMP dan SMA, tetapi juga perlu diberikan kepada anak-anak usia dini agar nilai-nilai disiplin sudah tertanam sebelum mereka tumbuh dewasa.
Melalui pendekatan yang edukatif dan humanis, Satlantas Polres Lumajang optimistis kesadaran berlalu lintas dapat dibangun sejak usia dini sehingga mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang. [Yud]








